Belajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Makin Asyik

Selamat datang di blog ini, sebagai salah satu sarana pembelajaran PAI dan Budi Pekerti yang penuh makna.

Belajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Makin Asyik

Selamat datang di blog ini, sebagai salah satu sarana pembelajaran PAI dan Budi Pekerti yang penuh makna.

Belajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Makin Asyik

Selamat datang di blog ini, sebagai salah satu sarana pembelajaran PAI dan Budi Pekerti yang penuh makna.

Belajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Makin Asyik

Selamat datang di blog ini, sebagai salah satu sarana pembelajaran PAI dan Budi Pekerti yang penuh makna.

Belajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Makin Asyik

Selamat datang di blog ini, sebagai salah satu sarana pembelajaran PAI dan Budi Pekerti yang penuh makna.

Rabu, 14 Januari 2026

Kukuhkan Pengurus ROHIS SMA/SMK se-Palangkaraya, Kemenag Tekankan Peran Pelajar sebagai Agen Moderasi Beragama

 



PALANGKARAYA – Aula Kantor Kementerian Agama Kota Palangkaraya menjadi saksi pengukuhan regenerasi pemimpin muda Islami. Pada Rabu (14/1/2026), Kepala Kantor Kemenag Kota Palangkaraya secara resmi melantik Pengurus Rohani Islam (ROHIS) tingkat SMA, SMK, dan Sekolah Khusus (SKH) se-Kota Palangkaraya.

Acara yang berlangsung khidmat ini dirangkai dengan peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, menciptakan nuansa spiritual yang kental di tengah antusiasme para pelajar.

ROHIS sebagai Wadah Pembentuk Karakter

Dalam arahannya, Kepala Kemenag Kota Palangkaraya, Dr. H. Muhidin Arifin, S.Ag., M.AP, menyampaikan apresiasi mendalam kepada para siswa yang terpilih. Beliau menegaskan bahwa ROHIS bukan sekadar organisasi sekolah biasa, melainkan instrumen vital dalam pembentukan karakter bangsa.

"ROHIS adalah media pembinaan karakter. Para pengurus diharapkan mampu menjadi pelajar yang berakhlak mulia, religius, moderat, dan menjadi teladan nyata di lingkungan sekolah masing-masing," tegas Dr. Muhidin.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam (PAI), Hj. Windarti, S.Ag., M.Pd, mengingatkan pentingnya peran ROHIS sebagai mitra strategis Kemenag dalam menyebarkan nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin. Ia mendorong pengurus baru untuk kreatif dan inklusif dalam menyusun program kerja.

Menjadi Agen Kebaikan yang Toleran

Hj. Windarti juga menitipkan pesan khusus mengenai Moderasi Beragama. Di tengah keberagaman Indonesia, pelajar ROHIS dituntut memiliki kecakapan spiritual yang seimbang dengan sikap bijak dalam menghargai perbedaan.

“Anak-anak ROHIS harus menjadi agen kebaikan yang membawa suasana sejuk, rukun, dan toleran. Kalian adalah wajah Islam yang damai di sekolah,” tambahnya.


Hikmah Isra Mi’raj: Filosofi Bulan Rajab

Puncak acara diisi dengan tausiah inspiratif oleh Ustadz H. Isnaini Subhan, S.Pd.I. Dalam uraiannya mengenai peringatan Isra Mi’raj, beliau membedah makna mendalam di balik bulan Rajab melalui tiga huruf hijaiyah yang menyusunnya:

  1. Huruf Ro ($ر$) – Rahmatullah: Melambangkan limpahan kasih sayang dan rahmat Allah SWT yang tercurah luas bagi hamba-Nya yang mau bertaubat dan memperbaiki diri.

  2. Huruf Jim ($ج$) – Jinuudullah/Juudullah: Menggambarkan kemurahan hati Allah serta posisi seorang mukmin sebagai bagian dari "tentara" Allah yang bertugas menegakkan kebaikan di muka bumi.

  3. Huruf Ba ($ب$) – Birrullah: Merujuk pada kebaikan dan bakti kepada Allah. Bulan ini menjadi momentum bagi pelajar untuk meningkatkan kualitas ibadah dan ketaatan.

Sinergi Lintas Sektoral

Prosesi pelantikan diawali dengan pembacaan SK Kepengurusan dan ikrar janji pengurus, serta penyerahan simbol organisasi secara simbolis. Hadir pula dalam acara ini:

  • Ketua Pokjawas PAI Provinsi Kalimantan Tengah.

  • Para Pengawas PAI dan Guru PAI SMA, SMK, SKH  Kota Palangkaraya.

  • Tamu undangan dan perwakilan pelajar dari berbagai sekolah.

Dengan dilantiknya kepengurusan ini, Kemenag Kota Palangkaraya berharap kegiatan keagamaan di sekolah-sekolah semakin terarah dan mampu mencetak generasi muda yang unggul secara akademik namun tetap kokoh secara spiritual.

Jumat, 13 Desember 2024

MGMP PAI SMK Kota Palangka Raya Sukses Berpartisipasi dalam Acara HUT DWP Kemenag Kota Palangka Raya

Palangka Raya, 13 Desember 2024 – Dalam rangka menyambut Hari Ibu dan memperingati ulang tahun Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenag Kota Palangka Raya, Jumat (13/12), berbagai rangkaian kegiatan digelar dengan penuh semangat. Salah satu momen penting dalam acara tersebut adalah partisipasi aktif Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Pendidikan Agama Islam (PAI) SMK Kota Palangka Raya dalam bazar yang diadakan di halaman Kantor Kemenag Kota Palangka Raya.


Acara dimulai dengan senam massal yang diikuti oleh pegawai Kemenag dan para guru dari berbagai sekolah, termasuk guru-guru PAI SMK. Senam bersama ini berlangsung dengan penuh antusiasme dan menjadi pemicu semangat bagi seluruh peserta yang hadir.

Setelah senam, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan bazar yang melibatkan berbagai unit di bawah Kemenag Kota Palangka Raya. Salah satu stand yang menarik perhatian pengunjung adalah stand bazar yang dikelola oleh MGMP PAI SMK Kota Palangka Raya, yang dipimpin oleh Ibu Sa'diyah, Zakiyah, Syamsiyah, dan Eni Kurniawati. Berbagai produk unggulan dari para guru PAI dipamerkan, mulai dari kerajinan tangan, makanan tradisional, dan jajanan kue kering berhasil menarik pengunjung.


Tak hanya itu, acara bazar juga mendapat perhatian dari sejumlah pejabat penting. Kepala Kemenag Kota Palangka Raya, Dr. H. Nur Widiantoro, S.Ag., M.Pd., beserta Ibu Pujiati, S.Ag., M.Pd., turut mengunjungi stand bazar MGMP PAI SMK Kota Palangka Raya. Bahkan, mereka sempat berbelanja dan berfoto bersama para guru yang mengelola stand tersebut. Kehadiran mereka tentu memberi semangat lebih bagi para peserta bazar.

Saemuri Adnan, S.Ag., M.Pd., CPM, selaku Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam (Kasi PAI) Kemenag Kota Palangka Raya, juga ikut berperan aktif dalam acara ini. Selain turut serta dalam senam massal, beliau juga mengunjungi berbagai stand bazar, termasuk stand bazar MGMP PAI SMK. "Saya sangat mengapresiasi inisiatif para guru yang turut berpartisipasi dalam memeriahkan acara ini. ini adalah kesempatan yang baik untuk menunjukkan kreativitas dan mempererat kebersamaan di kalangan pendidik," ujar Saemuri Adnan.


Ketua DWP Kemenag Kota Palangka Raya, Ibu Pujiati, S.Ag., M.Pd., dalam kesempatan terpisah mengungkapkan bahwa acara ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi sekaligus memberikan ruang bagi anggota DWP dan masyarakat pendidikan untuk berkreasi dan berbagi. "Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kita untuk membangun kebersamaan dan memajukan kualitas pendidikan di Kota Palangka Raya," katanya.

Dengan suksesnya acara ini, MGMP PAI SMK Kota Palangka Raya berharap dapat terus berperan aktif dalam berbagai kegiatan positif yang mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan kerjasama antar-pihak, baik di lingkungan Kemenag Kota Palangka Raya maupun masyarakat luas.

Rabu, 06 November 2024

Tabligh, Khutbah, dan dakwah

 

Dibuat dengan Padlet

Rabu, 30 Oktober 2024

Seminar Moderasi Beragama bagi Guru Agama Se-Kalimantan Tengah Tahun 2024



Palangka Raya, 24 Oktober 2024 — Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Tengah menggelar seminar keagamaan yang mengangkat tema moderasi beragama di aula Kanwil Kemenag pada hari Kamis, 24 Oktober 2024. Kegiatan ini dihadiri oleh guru-guru agama dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD, SMP, SMA, hingga SMK. Bagi para peserta yang berada di luar Kota Palangka Raya, seminar ini juga disiarkan secara daring, memungkinkan lebih banyak guru terlibat dalam diskusi penting ini.

Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Kalimantan Tengah, Bapak Noor Fahmi, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya moderasi beragama dalam pendidikan. “Moderasi beragama sangat diperlukan untuk menciptakan suasana harmonis di tengah keberagaman masyarakat kita. Guru-guru agama memiliki peran penting dalam menanamkan nilai-nilai moderasi kepada generasi muda,” ujarnya.


Dalam seminar tersebut, hadir beberapa narasumber yang berkompeten, antara lain Bapak Muhtar dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Kalimantan Tengah, Bapak Nursalim dari IAIN Palangka Raya, dan Bapak I Ketut Agus Muliana dari IAHN Tampung Penyang Palangka Raya. Para narasumber membagikan wawasan dan pengalaman mereka terkait strategi moderasi beragama yang dapat diterapkan dalam pendidikan.

Peserta seminar, termasuk perwakilan dari Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) SMK seperti Sigit Amrullah, Muslimin, Mariani, dan Alfiannor, berkesempatan untuk berdiskusi dan berbagi ide mengenai penerapan moderasi beragama di lingkungan sekolah mereka.



Dengan kegiatan ini, diharapkan para guru dapat lebih memahami dan mengimplementasikan konsep moderasi beragama dalam pembelajaran, sehingga mampu menciptakan lingkungan yang inklusif dan harmonis bagi seluruh siswa.